Pekon Candiretno Serahkan Hasil Pembangunan Kepada Masyarakat

Pemerintah Pekon Candiretno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu menyerah hasil pembangunan kepada masyarakat secara simbolis, di jembatan Candiretno, Minggu, (20/1/2019). Acara yang di hadiri Oleh Kepala Pekon Candiretno Firmansyah, Kepala Pekon Padangrejo Darmanto, Anggota DPRD Pringsewu Johan Arifin, Perangkat Aparatur Pekon Candiretno, Ibu ibu muslimat dan masyarakat setempat.

Penyerahan pembangunan Paud, posyandu, dan jembatan, Pekon Candiretno, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, oleh Kepala Pekon Firmansyah Kepada masyarakat yang di wakili oleh Suratno. Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Suratno mengatakan, pembangunan fisik yang dimulai Oktober 2018 silam telah selesai seratus persen pada Desember 2018. “Minggu ini, kami menyerahkan hasil pekerjaan yang ditugaskan Pemerintah Pekon kepada kami,” kata Suratno.

Sebelum pembangunan di serahkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan hasil akhir proyek pembangunan. Pemeriksaan tersebut melibatkan Tim Monitoring Kabupaten, Pendamping Desa, Kasi PMD Tim pelaksana teknis.

Lain halnya dengan Subandiyan selaku Sekretaris Pekon Dalam kegiatan ini, semua elemen masyarakat diundang, terutama para penerima manfaat, setelah pihaknya menjelaskan proses pembangunan fisik yang menggunakan alokasi DD tahun 2018, semua peserta masyarakat menerima hasil pembangunan tersebut.

Menurutnya, pembangunan fisik di Pekon Candiretno yang menggunakan DD 2018 antara lain, Posyandu, paud/TK, Lapen, Jembatan dan gorong-gorong. Secara simbolik, penyerahan hasil kegiatan pembangunan dari TPK ditandai penandatanganan berita acara musyawarah oleh Ketua TPK, Kepala Pekon, dan Pendamping Desa.

Sementara itu, Kepala Pekon Candiretno Firmansyah mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Tim Pelaksana Kegiatan Pembangunan fisik yang menggunakan Dana Desa tahun 2018. “Setelah pembangunan selesai, kami berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan hasil pembangunan untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat, ‘ katanya yang mengajak masyarakat juga harus turut menjaga dan merawat memelihara hasil pembangunan yang bersumber dari alokasi DD tersebut. (Wagiman – https://sinarlampung.com)